Guru MTsN 2 ikuti Seminar di LPMP Prop. Riau

PEKANBARU (9-2-2019)—Guru MTsN 2 Pekanbaru sebanyak 10 orang ikuti seminar Grup Guru Dahsyat Nusantara. Yaitu:

  1. Rahmah, M.Pd
  2. Eka Nadia, S.Pd
  3. Nurhasanah, S.Pd
  4. Nofitri Elis, S.Ag
  5. Risnayanti, S.Pd
  6. Susi Murlialissa, S.Pd
  7. Tri Astuti, S.Pd
  8. Desi Kumalasari, S.Pd
  9. Sumiati, S.Pd
  10. Rekha Sanova, S.Pd
  11. Rosihan Helfitri
  12. Santi HY, S.Ag

Acara dilaksanaka  di gedung LPMP Prop. Riau jalan Gajah, Tenayan Raya.

Guru menginspirasi dan guru yang menguasai pengetahun informasi dan teknologi adalah sebuah tuntutan di abad ke-21, sehingga guru diminta selalu update terhadap perkembangam zaman dan era digital hari ini sebagai kalangan profesional untuk mencapai visi pendidikan Indonesia di tahun 2025.

Grup Guru Dahsyat Nusantara (GGDN) Kopi Darat(Kopdar) Provinsi Riau yang kerjasama dengan IKA Pasca Sarjana Adm UR tahun awal 2019 ini menggelar seminar parenting dan pelatihan guru dengan tema Melejitkan Kemampuan Anak dalam Pendidikan Abad ke-21 di LPMP Riau, Pekanbaru, 9-13 Februari 2019.

Sebagai Ketua Pantia adalah bu Sri Pudjiastutit SPd MPd dari Witama School,

menyatakan bahwa  “Para guru begitu antuasias mengikuti kegiatan untuk meningkatkan keprofesional guru ini dari berbagai daerah di Riau, Sebanyak 141 peserta ikut serta dalam seminar yang berbobot 32 jam pelajaran ini”.

Guru MTsN 2 diantara para peserta GGDN seminar Parenting di LPMP Prop.Riau

 

Adapun manfaat seminar ini adalah :

  1. ‘’Manfaat bagi guru meningkatkan motivasi dan kompetensi guru dalam melakukan pembelajaran dengan memperhatikan perkembangan kemampuan peserta didik, sehingga anak-anak benar siap menghadapi tantangan zaman,’’
  2. Manfaat bagi madrasah, adalah memliki guru yang memahami bagaimana melejitkan kemampuan anakmelalui proses pembelajaran yang tepat,  guru mampu melaksanakan proses pembelajaran yang menarikdi kelas, guru memiliki konsep digital literacy dan mampu mengaplikasikannya di kelas.

‘’Siapkah kita guru sebagai orang dalam meng-update tantangan zaman ke depan dan GGDN sebagai komunita yang sadar akan tantangan ini harus kita manfaatkan.

Adapun model pelatihan yang dilakukan GGDN, hari pertama Sabtu (9/2) melakukan pembukaan sekaligus pertemuan tatap muka yang menghadirkan 1. Psikolog dari RS Awal Bros Pekanbaru, Maha Decha Dwi Putri MPsi dengan tema Melejitkan Kemampuan Anak dalam Pendidikan abad ke 21 dan 2. Sahran Ritongan SE MPd dari Disdik Pekanbaru sekaligus dari IKA Pasca Adm UR dengan tema K13.

Sementara di hari kedua dan terakhir seminar serta pelatihan ini dilakukan secara online dengan model kelas menulis dan kelas IT via telegram.

(Eshaye)