Category Archives: Berita

Sunat Massal di MTsN 2 Pekanbaru

Pertama kalinya  MTsN 2 menjadi panitia pelaksana Khitanan massal yang di taja oleh PWRI Propinsi Riau. Acara di buka pada pagi Sabtu, 9 Nopember 2019  di kampus MTsN 2 Pekanbaru jalan Yos Sudarso KM 15, Muara Fajar Barat, Rumbai Pekanbaru. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Biro Kesra Prop.Riau Masrul Kasmy, Kepala Kantor Kementerian Agama Prop. Riau Drs. H. Mahyudin, MA, Ketua PWRI Prop. Riau H.Ahmad Bebas, Camat Rumbai Vemi herliza, Kapolsek Rumbai Iptu Dwi Anggraini, Kepala MAN 4 Agus Salim Tanjung , Kepala MTsN 2 Ghafardi  , serta Tokoh masyarakat Muara Fajar dan tamu undangan.

Acara berlangsung khidmat dimulai dengan Kalam Wahyu Ilahi, Do’a, Tari persembahan dan sepatah dua patah kata dari tokoh mayarakat. Dilanjutkan dengan pembagian sembako kepada masyarakat miskin dan bantuan kepada  anak yatim dan menyaksikan peserta sunat massal dengan 9 orang mantri sunat. Peserta sunat massal mendapat paket dari sponsor Sumbangan anggota PWRI dan BAZNAS, Rotte , PT Akaston. isi paket berupa baju koko, Sarung, Peci dan Al-Qur’an

Ketua PWRI (Persatuan Wredatama Republik Indonesia) Prop. Riau H. Ahmad Bebas yang telah berusia 85 tahun mengatakan bahwa “Pensiunan Pegawai Negeri dan BUMN Propinsi Riau peduli dengan anak yatim dan masyarakat miskin dengan mengadakan khitanan masal, untuk tahun ini difokuskan pada masyarakat kecamatan Rumbai”, papar H.Ahmad Bebas setelah usai acara.

Khitanan masal yang di taja oleh PWRI  ini adalah kegiatan yang luar biasa manfaatnya bagi masyarakat  , Civitas akademika  MTsN 2 Pekanbaru  sebagai pelaksana  turut membantu dan meringan beban bagi masyarakat yang kurang  mampu dalam hal khitan anaknya di kecamatan Rumbai. Pada mulanya yang mendaftar 100 orang, karena antusias dari masyarakat semakin bertambah dan dana yang terbatas , maka di cukupkan sebanyak 125 peserta, Tutur Ghafardi selaku Tuan rumah perhelatan Sunat Massal.

Mayudin mengucapkan terimakasih kepada PWRI yang telah bekerjasama dengan Madrasah khususnya MTsN 2 Pekanbaru,  agar kedepan semoga kerjasama ini terus terjalin sehingga dapat melakanakan kegiatan khitanan masal di lingkungan masyarakat Rumbai. Semoga kegiatan ini mendapat berkah dari Allah SWT”,  tukas Mahyudin .

(Eshaye)

Pembinaan ASN di MTsN 2 Pekanbaru

Pagi Jumat , Pekanbaru, 18 Oktober 2019  Kasubag Ortapeg tata Laksana lapangan  Kanwil Kementerian Agama , Edi Tasman dan staf  Dedi , hadir di MTsN 2 Pekanbaru  dihadiri kepala Madrasah dan kepala TU serta sebanyak 40 guru. Pertemuan dilaksanakan di ruang CBT 2 . Ada tiga pegawai  mengikuti Diklat di padang , satu orang mengikuti  PPG di Semarang dan satu guru sakit. Total jumlah seluruhnya 43 ASN dan honorer di MTsN 2 Pekanbaru

Dihadapan guru ASN dan honorer Edi Tasman menyampaikan bahwa ASN harus mengetahui  hal-hal yang menyangkut tentang kekinian tentang masalah kepegawaian.  UUD  No 5 thn 2014 dan  PP No 49  tahun 2018 ASN ,  tentang PNS dan P3K . Menjadi PR bersama di Tahun 2023 nanti tidak ada lagi guru yang honor, jadi ada 5 tahun waktu untuk  menyelesaikan . Yang honor tidak ada lagi yang ada adalah P3K ( Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kinerja).  Honorer yang sekian lama menjalani  honor di kementerian agama harus memiliki reward, yakni  mengikuti tes  berbasis komputer.  hanya saja jika melalui jalur P3K tidak mendapat Pensiun.  

Tahun yang serba digital ini beliau mengharapkan agar seluruh ASN mengisi  Sistem Elektronika Kinerja pada aplikasi SIEKA  sebagai bukti kinerja ASN  sehingga memudahkan  ASN  yang bersangkutan untuk menerima hak nya.

Berikutnya acara sesi tanya jawab  dari ASN TU dan honorer tentang permasalahan yang  ditemui dilapangan, dijawab langsung oleh Edi Tasman.

Kehadiran Kasubag Ortala Kemenag Kanwil Prop Riau ini, Ghafardi berharap  dengan  pertemuan ini dapat terjalin silaturahim bersama guru-guru  agar dapat memberikan pembinaan, arahan, dan  saran tentang tugas pokok sebagai Aparatur Sipil Negara.

(Eshaye)

Atlit Atletik MTsN 2 Pekanbaru raih 3 Perak 3 Perunggu pada Porkot 2019

Sebanyak 12 atlit atletik MTsN 2 Pekanbaru raih 3 Perak dan  3 Perunggu  pada Pekan Olahraga Kota (Porkot) Pekanbaru yang telah digelar awal bulan September 2019 lalu.

Ketua KONI Kota Pekanbaru, Anis Murzil, Selasa (18/6/2019). Ia mengatakan ada sekitar 23 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan. merupakan ajang seleksi atlet Kota Pekanbaru untuk Porprov,” ujar Anis..

23 cabor yang dipertandingkan tersebut terdiri dari, atletik, sepakbola, futsal, bolabasket, bola voli, bulutangkis, sepaktakraw, silat, karete, taekwondo, catur, kempo, dan dayung, tenis lapangan.

Siswa MTsN 2 Pekanbaru dibimbing oleh bu Ranti Febrianti Eka Putri, S.Pd mengikuti cabang olah raga atletik, dan alhamdulillah mendapat medali Perak dan Perunggu  yakni cabang lari 100 m, 200 m, 400 m, 800 m dan 5000 meter. Dan akhirnya meraih 3 perak 3 perunggu. Nur’aidina raih 2 Perak, Nabila Hariani 1 perunggu, Airin 1 perunggu, Nofa Zaskia 1 perunggu dan Arif Syaputra 1 perunggu.

Eshaye

MTsN 2 Pekanbaru taja Bimtek Perencanaan dan Implementasi Kurikulum 2013 (edisi revisi 2018) tahun 2019

Untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan guru dibidang proses pembelajaran, MTsN 2 Pekanbaru melaksanakan Bimtek Perencanaan dan Implementasi  kurikulum 2013 (edisi revisi 2018) tahun 2019. Pada Jumat 6/9/2013 di Hotel Drego jalan Jendral sudrman Pekanbaru. Acara di buka oleh Kepala kantor Kementerian Agama kota Pekanbaru, Edwar S Umar  dan Kepala kantor Wilayah kementerian Agama  provinsi  Riau , Mahyudin . Peserta kegiatan ini berjumlah 40 orang guru terdiri dari seluruh guru MTsN 2 Pekanbaru dan perwakilan guru anggota KKM. Narasumber Bimtek   Perencanaan dan Implementasi  kurikulum 2013 (edisi revisi 2018) ini adalah Drs. Sutjipto

Kepala kantor Kementerian Agama kota Pekanbaru, Edwar S Umar  menyambut baik  pelaksanaaan bimbingan teknis Kurikulum 2013 edisi revisi. Beliau berharap agar anak didik kita dididik dengan  rasa penuh rasa kasih sayang. 

Kepala kantor Wilayah kementerian Agama  provinsi  Riau , Mahyudin menyampaikan bahwa   titik sentral pengembangan madrasah adalah pada guru karena itu tentu pada era 4.0 guru-guru kita harus terus mengupdate pengetahuannya dengan mengikuti workshop perencanaan dan implementasi kurikulum 2013 edisi revisi  2018 para guru harus mendapatkan pengetahuan dan wawasan , diharapkan bimbingan yang dilakukan  para pakar guru mendapat pengetahuan yang terbaru dan dapat mengaplikasikan di tempat tugasnya masing-masing .  Yang intinya pada akhirnya  peserta didik mendapatkan pengetahuan yang luas  sehingga mendapatkan predikat dan prestasi  yang lebih baik.

Terkait dengan Kurikulum  2013 edisi revisi  Sutjipto sebagai narasumber menyampaikan bahwa inti dari Edisi Revisi ini adalah untuk mengembalikan kepada substansi  dari kurikulum 2013 terutama dalam proses pembelajaran  pertama   untuk  menentukan tujuan mensukseskan  untuk  4C  yakni komunikatif ,kolaboratif,  kreatif dan berfikir kritis , kedua memasukkan literasinya menjadi satu kesatuan, ketiga  pembelajaran HOTS dan yang ke empat tentang  karakter. Ke empat hal  ini tidak bisa dipisahkan pada setiap proses pembelajaran . Oleh sebab itu setiap guru yang masuk pada tujuan pembelajarannya  tidak cukup  mensukseskan KD nya  tapi justru membangun 4 hal tadi menjadi satu kesatuan dalam proses, jadi karakter adalah segalanya  jadi bukan hanya mengutamakan pengetahuannya  , kemudian proses  komunikatif,  kreatif, kolaboratif dan kritis itu menjadi utama.  Jadi tidak bisa dipisahkan.  Sebetulnya  Substansi dari kurikulum mengembalikan ke posisi ini  . pengembangan yang berikutnya adalah Pembelajaran yang menyenangkan  dan pada 4.0 akan dikembangkan  tentang pembelajaran Steam. Kalau tidak diasah guru akan akan  ketinggalan.

Kepala MTsN 2 Pekanbaru, Ghafardi berharap “ dengan mengikuti bimtek ini para guru benar-benar mengikuti  nya untuk menambah wawasan dan pengetahuan  dan  dapat megimplementasikan Kurikulum 2013 sehingga ketika mengajar di kelas nanti sudah sesuai dengan aturan yang sebenarnya”.  Ujar nya.

(Eshaye)

MTsN 2 Pekanbaru gelar shalat Istisqha’

Senin, 16 September 2019 Kepala madrasah dan segenap jajaran staf di MTsN 2 Pekanbaru melaksanakan Shlat Istishqa’ di lapangan kampus MTsN 2 Pekanbaru. Turut hadir dalam munajat tersebut Babimkamtibmas, Kepala MAN 4 Pekanbaru, Lurah Muara Fajar Barat, orang tua siswa, guru-guru, tokoh masyarakat dan siswa -siswi MTsN 2 dan MAN 4 Pekanbaru. Shalat di mulai pada pukul 07.30 di imami oleh ustadz Nadir dan khutbah disampaikan oleh ustadz Oloan Harahap, S.Pd.I.


Dalam kata sambutannya kepala Madrasah Ghafardi mengingatkan kepada seluruh jama’ah shalat istisqha’ bahwa bencana asap adalah akibat ulah manusia oleh sebab itu pagi ini kita semua menjemput Rahmat Allah memohon turunnya hujan , mohon dihilangkan kabut asap kepada Allah sehingga kita dapat melaksanakan aktivitas seperti biasa. Untuk itu hendaklah kita perbanyak istighfar dan permohonan ampun kepada Allah.
Khatib Shalat istisqha’ menyampaikan bahwa segala bencana yang datang menimpa manusia adalah akibat perbuatan manusia, pembakaran lahan hutan baik yang sengaja atau tidak disengaja sehingga menimbulkan asap, semuanya karena perbuatan manusia. Akibatnya berdampak di segala lini kehidupan, termasuk terhambatnya proses belajar mengajar. Untuk itu mari kitatinggalkan dosa-dosa yang telah di perbuat selama ini. Kepada ananda dan orang tua di rumah agar selalu mengawasi anaknya terutama menjaga shalat nya . Semoga dengan meninggalkan dosa-dosa Allah berkenan mengabulkan doa kita , semoga kita terhindar dari bencana kabut asap. Dengan rahmat kasih dan sayang Allah kita memohon kepada Allah yang Maha pemurah untuk menurunkan hujan-Nya, sehingga manusia, hewan dan tanam-tanaman menjadi segar kembali.
Shalat Istisqha’ selesai dilaksanakan pukul 08.30. Dan siswa kembali belajar dirumah karna kabut asap masih pekat siswa belajar di rumah dengan materi yang telah diberikan guru mata pelajaran melalui WA Group wali kelas.
(Eshaye)

1 2 3 24