ARTIKEL

Ulangan Harian Ular-ularan

Oleh : Santi HY, S.Ag

Jum’at, 31 Agustus 2018

 

Bosan dengan cara ulangan yang monotan dan menegangkan? Apalagi dijam-jam sesudah Zuhur pada madrasah yang sudah melaksanakan fullday, tentunya hal ini menjadi keluhan, momok bagi murid yang dari tadi pagi menghadapi ulangan.

Ternyata ada trik jitu yang juga dapat dilaksanakan dengan santai, menyenangkan dan tidak terasa kalau itu sedang ulangan. Bagaimanakah triknya?

yakni ulangan dengan cara ular-ularan. Kita hanya membuat soal dan bentuknya sesuai dengan kebutuhan dan durasi waktu. Berikut pengalaman dilapangan saya melaksanakan UH Ular-ularan ini ;

  1. Mempersiapkan soal sebanyak 25 butir bentuk pilihan ganda. 1 soal 30 second
  2. Guru menyediakan blanko nilai yang nantinya siswa akan mengisi sendiri nilainya, guru hanya

mengawasi saja.

  1. Soal di letakkan diatas meja siswa satu-satu dan disusun seperti ular, Jawaban dan skor nilai di

letakkan didepan dekat meja guru, ketika menyusun soal ini siswa semuanya diluar kelas

membawa selembar kertas dan pena saja.

 

1          10          11          21

2           9           12          22

3           8           13          23

4           7           14          24

5           6           15          25

  1. Ulangan di mulai dengan urutan absen siswa no 1, guru menunggu 30 detik, membunyikan pluit,

dilanjutkan siswa absen urutan kedua. siswa pertama bergeser ke soal no 2. begitu seterusnya.

sampai siswa terakhir.

 

  1. Siswa yang pertama selesai langsung merekap nilainya dengan melihat skor nilai dan mengisinya di buku nilai.

 

 

Keuntungan dengan UH Ular-ularan ini adalah ;

  1. Waktu yang digunakan efektif dan efisien
  2. Siswa dituntut untuk fokus membaca soal dalam waktu 30 detik pada setiap meja dan belajar

move on dari soal yang tidak bisa terjawab

  1. Siswa belajar jujur menulis nilainya sendiri
  2. Siswa senang dan refresh karena ujian dilaksanakan secara dinamis dan hasil ulangannya langsung

diketahui oleh siswa.

  1. Hasil jawaban siswa dapat dianalisis, guru tidak lagi mengoreksi hasil jawaban siswa, kecuali

ketahuan siswa yang benar2 berlaku curang, ditandai saja.

  1. Guru dapat melihat prilaku siswa hingga Ulangan berakhir.

 

(Eshaye)