School Planning Meeting bersama TANOTO PINTAR

Untuk meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah, kepala MTsN 2 Kota Pekanbaru bapak Ghafardi, S.Ag, M.Pd.I berupaya untuk mengup-grade guru2 dengan memfasilitasi, menďukung dan mengikutsertakan para guru untuk mengikuti pelatihan2. Salah satunya adalah Program Pintar yang dilaksanakan oleh Tanoto Foundation

Tim Pendampingan dari Fasilitator Daerah

Kamis, 14 Februari 2019 Tim Fasda, bapak Drs. Sudirman, ibu Syafrida, dan bu Verà dari Tanoto Foundation memonitoring pelaksanaan RTL guru yg telah mengikuti pelatihan pada bulan November lalu di hotel Angkasa. Yakni bu Eka Nadia, Rahmah, Rekha Sanova, Nurhasanah, Desy Kumala Sari, Asmira Siska Dewi, Tri Astuti, Della Montia , Risna Yanti, Rosihan Helfitri, Resty Fauziah dan bapak Arif Budiman, serta bapak Saipuddin

Kegiatan pembukaan Pendampingan dari Tim Fasda, Program Pintar Tanoto Foundation di MTsN 2 Pekanbaru

Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan oleh guru MTsN 2 Pekanbaru adalah: Mensosialisasikan RTL Kepala Madrasah, guru dan komite, seperti Menyusun skenario pembelajaran, membuat Lembar Kerja, pengelolaan kelas dengan menggunakan MIKIR, MASUK dan MIA, Pembuatan soal semester Ganjil dengan membuat soal produktif imaginatif dan terbuka, Pembuatan sudut baca dalam kelas dan Aplikasi baca senyap.

Kegiatan ini telàh terintegrasi dengan mata pelajaran masing- masing. Dimulai dari RPP yang isinya siswa kreatif dalam belajar.

Kegiatan pendampingan dari Tanoto Fondation ini insyaAllah akan mengadakan Pameran pendidikan di tk. Kota Kabupaten/kota pada bulan Juli nanti, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kemenag kota Pekanbaru.
Selain itu mensosialisasikan RTL kepada guru Mata Pelajaran agama, Seni Budaya dan Penjaskes untuk menyusun strategi bersama dalam menerapkan RTL Guru berlatih membuat RPP K-13 yang mencakup kegiatan Mikir, Masuk dan Mia.

Tim Fasda bersama beberapa guru MTsN 2 Pekanbaru

Untuk media pembelajaran dapat menggunakan barang atau benda bekas. Menata ruang kelas, memajang hasil karya siswa. Membuat pojok baca kelas sebagai  upaya untuk mendorong siswa  cinta membaca.

 

 

(Eshaye)

Guru MTsN 2 ikuti Seminar di LPMP Prop. Riau

PEKANBARU (9-2-2019)—Guru MTsN 2 Pekanbaru sebanyak 10 orang ikuti seminar Grup Guru Dahsyat Nusantara. Yaitu:

  1. Rahmah, M.Pd
  2. Eka Nadia, S.Pd
  3. Nurhasanah, S.Pd
  4. Nofitri Elis, S.Ag
  5. Risnayanti, S.Pd
  6. Susi Murlialissa, S.Pd
  7. Tri Astuti, S.Pd
  8. Desi Kumalasari, S.Pd
  9. Sumiati, S.Pd
  10. Rekha Sanova, S.Pd
  11. Rosihan Helfitri
  12. Santi HY, S.Ag

Acara dilaksanaka  di gedung LPMP Prop. Riau jalan Gajah, Tenayan Raya.

Guru menginspirasi dan guru yang menguasai pengetahun informasi dan teknologi adalah sebuah tuntutan di abad ke-21, sehingga guru diminta selalu update terhadap perkembangam zaman dan era digital hari ini sebagai kalangan profesional untuk mencapai visi pendidikan Indonesia di tahun 2025.

Grup Guru Dahsyat Nusantara (GGDN) Kopi Darat(Kopdar) Provinsi Riau yang kerjasama dengan IKA Pasca Sarjana Adm UR tahun awal 2019 ini menggelar seminar parenting dan pelatihan guru dengan tema Melejitkan Kemampuan Anak dalam Pendidikan Abad ke-21 di LPMP Riau, Pekanbaru, 9-13 Februari 2019.

Sebagai Ketua Pantia adalah bu Sri Pudjiastutit SPd MPd dari Witama School,

menyatakan bahwa  “Para guru begitu antuasias mengikuti kegiatan untuk meningkatkan keprofesional guru ini dari berbagai daerah di Riau, Sebanyak 141 peserta ikut serta dalam seminar yang berbobot 32 jam pelajaran ini”.

Guru MTsN 2 diantara para peserta GGDN seminar Parenting di LPMP Prop.Riau

 

Adapun manfaat seminar ini adalah :

  1. ‘’Manfaat bagi guru meningkatkan motivasi dan kompetensi guru dalam melakukan pembelajaran dengan memperhatikan perkembangan kemampuan peserta didik, sehingga anak-anak benar siap menghadapi tantangan zaman,’’
  2. Manfaat bagi madrasah, adalah memliki guru yang memahami bagaimana melejitkan kemampuan anakmelalui proses pembelajaran yang tepat,  guru mampu melaksanakan proses pembelajaran yang menarikdi kelas, guru memiliki konsep digital literacy dan mampu mengaplikasikannya di kelas.

‘’Siapkah kita guru sebagai orang dalam meng-update tantangan zaman ke depan dan GGDN sebagai komunita yang sadar akan tantangan ini harus kita manfaatkan.

Adapun model pelatihan yang dilakukan GGDN, hari pertama Sabtu (9/2) melakukan pembukaan sekaligus pertemuan tatap muka yang menghadirkan 1. Psikolog dari RS Awal Bros Pekanbaru, Maha Decha Dwi Putri MPsi dengan tema Melejitkan Kemampuan Anak dalam Pendidikan abad ke 21 dan 2. Sahran Ritongan SE MPd dari Disdik Pekanbaru sekaligus dari IKA Pasca Adm UR dengan tema K13.

Sementara di hari kedua dan terakhir seminar serta pelatihan ini dilakukan secara online dengan model kelas menulis dan kelas IT via telegram.

(Eshaye)

 

Simulasi UAMBK di MTsN 2 Pekanbaru

Memasuki hari ke-21 tahun 2019 Senin, khusus siswa kelas IX  dimulai kegiatan Simulasi Ujian Akhir Madrasah Berbasis Komputer di MTsN 2 Pekanbaru dengan mata ujian Qur’an hadits, Fiqih, dan Sejarah Kebudayaan Islam. kegiatan berjalan lancar, hanya saja di hari pertama terdapat kendala terputusnya aliran listrik dan terputusnya server di pusat sehingga tidak terkoneksi jaringan di ruang Ujian CBT. Penyambungan berikutnya dapat diatasi oleh petugas proktor ruang CBT bu Marlina, bu Ayu dan bu Resty.

Tahun 2019 ini ada peningkatan yakni bertambahnya 1 ruang CBT sehingga tahun ini menjadi 2 rombel dengan perangkat komputer yang mencukupi untuk siswa. Dalam pelaksanaannya dengan jumlah siswa kelas IX sebanyak 114 terbagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama di mulai pukul 07.30- 09.30 wib dan sesi kedua pukul 10.00- 12.00 wib.

Hari ke 3 Siswa Simulasi UAM BK dikunjungi Kasi Penmad Kemenag Kota Pekanbaru, bpk H. Dahlan. bpk Firdaus, dan bpk Ade

Tujuan dilaksanakannya simulasi ini adalah untuk mengetahui sejauhmana kemampuan siswa dalam menjawab soal yang dibuat ditingkat pusat, serta pembiasaan siswa menjawab soal dengan menggunakan komputer. Kedepan MTsN 2 akan tetap melaksanakan ujian Madrasah, ujian Nasional secara mandiri. Artinya tidak menumpang ujian di madrasah atau sekolah lain.

Dan kepala Madrasah Ghafardi, S.Ag, M.PdI memfasilitasi guru , memberikan kesempatan kepada guru mata pelajaran yang akan menggunakan ruangan CBT untuk pembelajaran berbasis komputer atau internet bahkan ulangan harian menggunakan komputer dengan menggunakan aplikasi yang berhubung dengan internet.

 

(Eshaye)

 

 

 

Sosialisasi Bimtek K-13 di MTsN 2 Pekanbaru

Senin, 14 Januari 2019 bertempat di ruang CBT 2 MTsN 2 Pekanbaru dilaksanakan sosialisasi hasil dari Pelatihan Penilaian K-13 hasil dari Bimbingan Teknis yang diselenggarakan MKKM MTs se-Kota Pekanbaru yang telah dilaksanakaan di hotel Drego beberapa waktu yang lalu.

Pelaksanaan sosialisasi yang diikuti oleh 26 guru MTsN 2 Pekanbaru membahas tentang Penilaian K-13 adalah hasil dari Bimbingan Teknis yang telah diberikan oleh instruktur nasional, Bapak Sucipto untuk mengembangkan ilmu yang telah diperoleh oleh guru yang telah mengikuti pelatihan.

Pembukaan Acara Sosialisasi hasil Bimtek Penilaian K-13 di MTsN 2 Pekanbaru

Acara di buka oleh kepala madrasah, Ghafardi, S.Ag, M.Pd.I pukul 08.30 hingga selesai dengan pemateri dari guru yang telah mengikuti pelatihan. Yakni bu Rahmah, M.Pd, sebagai penyampai materi dibantu oleh bu Marlina, S.Sos, Eka Nadia, S.Pd, Wahyuni, S.Pd, dan bu Susi Murlialisa, S.Pd.

Bu Rahmah memberikan penjelasan dan guru-guru langsung mempraktekkan di laptop nya sesuai dengan mata pelajaran yang diampu

Seluruh Guru Mata Pelajaran mengikuti Sosialisasi Bimtek K-13 ini. Mereka langsung mempraktekkan teori yang telah diikuti 4 orang perwakilan guru Dimulai dari Pemetaan, Penjabaran Beban Belajar, Pemetaan UKBM, Analisis Minggu Efektif, Program semester. Analisis Keterkaitan Penilaian dan Penilaian, Format RPP, kisi-kisi soal dan Kartu Soal.

 Para guru sangat antusias mendengar penjelasan. Waktu berlalu tanpa terasa, karena semua guru mempraktekkannya pada mata pelajarannya masing-masing.

Semoga guru MTsN 2 Pekanbaru selalu mengupdate pengetahuan, memperbaharui ilmu sesuai dengan perkembangan dan kemajuan  zaman. Pembelajaran yang menyenangkan yang mudah dimengerti oleh siswa, melaksanakan perencanaan dan mempraktekkannya dalam kegiatan belajar mengajar. Sehingga meminimalisir bahkan terhindar dari  mal praktek ketika mengajar.

(Eshaye)

Empat guru MTsN 2 Pekanbaru ikuti Bimtek K-13

Acara Pembukaan Bimbingan Teknis K-13 di Hotel Drego selama 4 hari yang diselenggarakan oleh MKKM se- MTs Kota Pekanbaru.

Dunia pendidikan tidak terlepas dari kegiatan belajar dan mengajar, dimana kegiatan tersebut harus memiliki perencanaan, pelaksanaan serta penilaian. Untuk itu pihak Madrasah mengutus empat orang guru untuk mengikuti BIMTEK (Bimbingan Teknis) Kurikulum 13 yang diselenggarakan oleh MKKM se-MTs Kota Pekanbaru dimulai pada Senin tanggal 7 Januari hingga Kamis, 10 Januari 2019 bertempat di Hotel Drego jalan Jendral Sudirman Pekanbaru.
Peserta Diklat dari MTsN 2 Pekanbaru adalah :
1. Bu Marlina S.Si guru Mapel Matematika
2. Bu Eka Nadia, S.Pd guru Mapel Bahasa Indonesia
3. Bu Rahmah, S.Pd guru Mapel Matematika
4. Bu Wahyuni, S.Si guru IPA

Sedangkan Kepala Madrasah, Bapak Ghafardi, S.Ag, M.PdI termasuk dalam kepanitiaan kegiatan BIMTEK K-13 . Kegiatan Bimbingan Teknis K-13 ini mendatangkan pelatih BIMTEK K-13 tingkat Nasional bapak Sucipto. Dengan materi pelatihan di awali dengan materi Umum yaitu:
1. Kebijakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru
2. Dinamika Perkembangan Kurikulum.
Se3dang materi pokok yang wajib diikuti adalah:
1. Analisis Regulasi (Permendikbud No. 20,21,22,23 dan 24 2016)
2. Analisis dan Pemetaan KI-KD Mata Pelajaran
3. Pengembangan Indikator Pencapaian Kompetensi
4. Analisis materi Pembelajarandan Buku Teks Pelajaran
5. Analisis keterkaitan SKI, KI, KD, IPK Materi Pembelajaran dan Penilaian
6. Penyusunan RPP
7. Penilaian Hasil Belajar
8. Pembelajaran dan Penilaian High Order Thinking Skills (HOTS)
9. Penulisan kisi-kisi Soal dan Pengembangan Butir Soal (HOTS)

Dan Materi Prakteknya adalah:
1. Pembuatan Program Semester dan Program Tahunan
2. Penyusunan RPP
3. Penyusunan Butir Soal HOTS

Dengan mengikuti kegiatan ini diharapkan kepada guru yang mengikuti BIMTEK dapat membuat tugas yang telah diberikan di akhir pelatihan selama seminggu sejak penutupan dan mengembang ilmunya di Madrasahnya masing-masing.

(Eshaye)

1 2 3 19